Klik Berita

Kategori

Danramil 14/Dolok Merawan Laksanakan Test Urine Pada Seluruh Anggota

By On February 21, 2019


Dolok Merawan,- Klikberita
Danramil 14/Dolok Merawan melaksanakan Test Urine terhadap seluruh anggota Koramilnya Pada hari Kamis ( 21/02/19 ).

Kegiatan Test Urine ini dilakukan oleh Danramil 14/Dolok Merawan untuk menindak lanjuti perintah dari Dandim 0204/Deli Serdang Letkol Kav. Syamsul Arifin SE. MTr ( Han ) kepada Seluruh jajaran Koramil dalam rangka mengantisipasi sejauh mana Prajurit yang di bawah Komando nya  mentaati larangan larangan yang telah di tetapkan oleh Pimpinan TNI - AD.

Dalam pelaksanaan Test Urine ini di awasi langsung oleh Danramil dan Perwira Penghubung Mayor inf. Robet Sinaga bekerja sama dengan Team Kesehatan Kodim 0204/Deli Serdang dengan tujuan agar seluruh anggota tidak ada yang coba coba memanipulasi pengambilan air seni nya.
Hasil dari pelaksanaan Test urine dinyatakan seluruh Prajurit Negatif ( - ) tidak ada yang terjaring sebagai pengguna Narkoba.

 Diakhir pelaksanaan Test Urine Kapten inf. Jaswadi Barus mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota bahwasanya tidak ada yang di temukan sebagai Pengguna Narkoba.

Danramil 14/Dolok Merawan menekan kan  dan mengatakan pada seluruh anggota " Jangan sekali kali menggunakan barang Haram yang di larang oleh Pemerintah dan Pimpinan TNI AD,Sayangi Kariermu dan anak istrimu.Pegang Teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai modal dasar dalam melaksanakan Tugas di manapun kita berada.Tunjukkan kepada Masyarakat bahwa sanya  kita Anti terhadap Narkoba " Tegasnya.(Red)

Penjualan Satwa langka Berhasil Diungkap Ditreskrimsus Poldasu

By On February 21, 2019

Ditreskrimsus Polda Sumut berhasil membongkar sindikat penjualan satwa langka ilegal jenis burung yang dilindungi di kawasan Jalan Yos Sudarso, Gang Tower, Lingkungan I, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Dalam pengungkapan ini polisi menyita belasan burung yang dilindungi.
Polisi juga meringkus seorang pelaku penjualan bernama Robby. Dia merupakan warga di kawasan tersebut.

"Kita amankan dari kediaman tersangka Robby satwa langka jenis burung yaitu 5 ekor Kakatua Raja, Kesturi Raja 5 ekor, Rangkong 1 ekor, Kakatua Maluku 1 ekor, Kakatua Jambul Kuning 1 ekor dan anak Kasuari 3 ekor," ungkap Kasubdit IV/Tipiter Dit Reskrimsus Poldasu, AKBP Herzoni Saragih, Kamis (21/2/19).
Herzoni mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat sehari sebelumnya. Mereka pun lantas berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Dinas Kehutanan Sumut untuk melakukan penggerebekan.
Belasan burung dilindungi ini rencana akan diperjualbelikan oleh pelaku.
"Selain menyita barangbukti dan mengamankan pemilik rumah Poldasu dan BKSDA Sumut hingga kini masih melakukan pengembangan guna mengungkap sindikat penjualan satwa langka lainnya," tandas Herzoni.

Kapten inf. Jaswadi Barus Gotong Royong Memperingati Hari Perduli Sampah Nasional Ta.2019

By On February 21, 2019


Dolokmerawan , Klikberita
Komandan Koramil 14/Dolok Merawan Kapten inf. Jaswadi Barus beserta anggota  melaksanakan Gotong royong dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional Ta. 2019.

Dalam kegiatan gotong royong dilaksanakan kamis (21/02/19) bekerja Sama dengan Koramil 13/Tebing Tinggi, Koramil 24/Tebing Tinggi Serdang Bedagai dan Polsek Padang Hulu.

Sasaran kegiatan Gotong royong di laksanakan di dua tempat Kecamatan Padang Hulu adapun kegiatan adalah pembersihan areal Pesantren Al- Hasyimiyah  sementara Kecamatan Rambutan pembersihan sampah di sepanjang kanan kiri jalan kelurahan Lalang.

Program Hari Peduli Sampah Nasional Ta. 2019 bertujuan untuk mengajak  masyarakat agar tidak membuang Sampah dengan sembarangan, baik itu kedalam parit maupun selokan selokan  karena dapat berdampak menimbulkan banjir pada saat hujan turun.

Kapten inf. Jaswadi barus disela sela kegiatan menyampaikan kepada awak media " Dengan adanya kegiatan ini,  kami berharap dan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar semakin banyak yang ikut andil dan turut berpartisipasi untuk menjaga lingkungan nya agar bebas dari sampah,
Karena kebersihan adalah sebagian dari iman " jelasnya.(Red)

Dugaan Korupsi Dana Reses DRPR Tahun 2017 Rp 2,1 Miliar Mencuat “Sekwan Kabupaten Taput Menghindar”

By On February 13, 2019


 (Ruang Kerja Sekwan DPRD Taput Terlihat Kosong)

Kabupaten Tapanuli Utara, Monitor24 Jam

Kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tapanuli Utara terkuak kepublik, anggaran APBD mulai tahun 2014 sampai dengan tahun 2017 diduga menjadi sorotan. Hingga mengundang perhatian pemerhati masyarakat akan kinerja beberapa satker di lingkungan Pemkab Tapanuli Utara dalam kurung waktu empat tahun ini.

Lemahnya kinerja pihak Satker Pemkab Taput itu diduga karena sistem pengawasan sangat lemah, hingga mengakibatkan dugaan tindak pidana korupsi. Dugaan tindak pidana korupsi itu terjadi berulang-ulang, hingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara / Daerah mencapai puluhan miliaran rupiah.

Terjadinya dugaan tindak pidana itu dikatakan salah seorang pemerhati masyarakat berinisial “S.Tambunan” diakibatkan lemahnya SDM Pejabat, Pengawasan dan Penegakan Hukum didaerah Kabupaten Taput selama beberapa tahun ini. Sehingga prilaku para koruptor didaerah ini menjadi bebas meraup keuntungan dari dana APBD Kabupaten Taput.
Prilaku itu diduga sengaja dilakukan untuk memperkaya diri sendiri, kelompoknya semata dan disusun sangat rapi, hingga program sampai pelaksanaanya terlihat baik dan nyata. Namun cara tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya terbongkar juga. Salah satu permasalahan itu terkait dengan penggunaan Dana Reses DPRD Taput tahun 2017 yang realisasi anggarannya sebesar Rp 2,1 miliar digunakan untuk kegiatan kunjungan kerja masa reses anggota DPRD ke daerah pemilihan (dapil).

Untuk menelusuri permasalahan dugaan korupsi itu, TIM awak media mencoba berulangkali melakukan konfirmasi pada pihak Sekwan, namun keterangan didapat pada salah seorang pegawai Kabag Umum Sekwan yang tidak ingin namanya disebut, menerangkan bahwa Sekwan berada diluar kantor dan sampai berita ini dimuat Pihak Sekwan belum bisa memberikan jawaban konfirmasi atas dugaan korupsi pelaksanaan Dana Reses DPRD Taput itu. (13/2)

Kasus dugaan korupsi itu mencapai ratusan juta rupiah, hal utu menyangkut kegiatan reses anggota DPRD Taput yang dilaksanakan tiga tahap di lima dapil,  Kegiatan reses tahap I dilaksanakan tanggal 10 s.d 22 Mei 2017, kegiatan reses tahap II dilaksanakan tanggal 23 s.d 30 Agustus 2017, dan kegiatan reses tahap III dilaksanakan tanggal 19 s.d 26 Desember 2017.(TIM)

DPRD Tidak Tanggap “SILPA Pemkab Tapanuli Utara” Sangat Besar

By On February 11, 2019

Kabupaten Tapanuli Utara, Klik Berita
Sorotan publik atas Kinerja Pejabat Pemkab Tapanuli Utara makin menghangat sebab dugaan korupsi diberbagai Satker / Dinas Pemkab Taput makin menjamur, hingga penyegaran di beberapa Pejabat Satker / Dinas pun dilakukan.

Penggunaan anggaran APBD Pemkab Tapanuli Utara ditiap tahunnya sudah menjadi sorotan publik. Dimana penggunaan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Utara ditiap tahunnya menuai dugaan korupsi, hingga muncul kecugiaan bahwa anggaran APBD diduga mengalir untuk kepentingan pribadi dan kelompok semata.

Berbagai komentar pemerhati masyarakat mulai bermunculan dan kritikan itu terkait kinerja DPRD yang terkesan mandul sebagai wakil rakyat dalam beberapa tahun ini. Komentar itu disampaikan salah seorang pemerhati berinisial “S.Tambunan” pada awak media, menyatakan bahwa kinerja DPRD Kabupaten Taput masih mandul sebab dugaan korupsi, dugaan Mark Up dan SILPA Pemkab Taput ditiap tahun selalu membengkak. Tetapi mengapa DPRD masih selalu memilih bungkam, apa masalah APBD Taput harus dibiarkan ambruk seperti kondisi pagar dilingkungan kantor DPRD Taput yang sudah diterlantarkan begitu lama....??? (11/2)

Konfirmasi awak media berulang kali dilakukan pada beberapa Dinas Kabupaten Tapanuli Utara, namun sampai berita ini dimuat, tidak satu pun satker / Dinas yang bisa memberi alasan atas menjamurnya dugaan korupsi di Dinas tersebut. Dimana pihak pegawai atau ajudan Dinas selalu mengatakan bahwa Kepala Satker / Dinas berada diluar kantor.

Fakta tentang dugaan korupsi penggunaan anggaran APBD itu terdata dalam hasil pemeriksaan BPK RI yang menyatakan bahwa indikasi korupsi di beberapa Dinas Kabupaten Tapanuli Utara itu terkait kekurangan volume pekerjaan, tidak sesuai spesifikasi kontrak, denda keterlambatan dan ketidak patuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang diduga merugikan keuangan Negara / Daerah mencapai miliaran rupiah.

Begitu juga tentang data bahwa SILPA tahun 2014 mencapai Rp90,7 miliar, tahun 2015 mencapai Rp 119,2 miliar, tahun 2016 mencapai Rp 55,6 miliar dan tahun 2017 mencapai Rp 60,6 miliar. Apa ini belum cukup menjadi bukti bahwa kinerja DPRD dan Kinerja Pejabat Pemkab Tapanuli Utara belum profesional. Keadaan ini seakan menjadi pertanyaan besar buat pemerhati masyarakat “mengapa aparat penegak hukum di kabupaten Tapanuli Utara masih saja tutup mata terkait dugaan tindak pidana korupsi ini.....??(TIM)

Danramil Kapten inf. Jaswadi Barus "Perhatikan Tingkah Laku Anak Dalam bermedia sosial"

By On February 10, 2019


Dolok Merawan,Klikberita
Kegiatan Arisan Koramil Dolok Merawan Danramil 14/ Dolok Merawan, Kapten inf. Jaswadi Barus,memberikan arahan khususnya kepada ibu persit Ranting 15/ Dolok Merawan Minggu (10/02/2019) di Kantor Koramil 14/Dlk Merawan.

Dalam arahannya Danramil menyampaikan " Untuk ibu persit Ranting 15 Tidak di benarkan untuk menjadi Tim Sukses dari salah satu kandidat maupun Capres dan Cawapres demi menjaga Netralitas TNI - AD.Ibu persit juga harus bisa menjaga kehormatan diri dan kehormatan Suaminya,dan berhati hati bila fose dalam ber fhoto dan mengupload dalam media sosial, karena satu fhoto dapat diartikan seribu makna oleh netizen " tegasnya.

Kapten inf. Jaswadi Barus, menambahkan
" Agar senantiasa menjaga kesehatan dan perhatikan tingkah laku anak anak dalam bermain di media sosial, jangan sampai terpengaruh dengan hal yang berhubungan dengan kegiatan politik dan kegiatan negatif yang dapat merusak jiwa dan pikiran anak kita " jelasnya lagi.

Ketua ranting - 15/ Dolok Merawan, Ny. Jaswadi Barus berpesan kepada seluruh ibu ibu anggota Persit agar senantiasa memupuk hubungan silaturahmi diantara sesama keluarga besar anggota koramil.

Dalam kesempatan Ny.Jaswadi Barus mengatakan " Bantu suami untuk menghemat perbelanjaan kebutuhan rumah tangga dengan cara memanfaatkan pekarangan kita untuk dapat di tanami kebutuhan dapur, dengan cara menanam apotik hidup. Berupa cabe, jahe, kencur dan serai " ujarnya diakhir acara.(red)

Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu Seberat 15 Kg Oleh Polda Sumut 

By On February 07, 2019

Klik Berita- Berdasarkan hasil pengungkapan Narkotika Jenis shabu seberat 15 (lima belas) Kg pada hari Minggu tanggal 20 Januari 2019 sekira pukul 01.00 Wib di Jalan Asahan Kota Pematang Siantar di peroleh informasi bahwa ada orang yang membawa Narkotika Jenis Shabu dari Pekan Baru menuju Medan.

Pada hari Senin tanggal 21 Januari 2019 Petugas Kepolisian dari unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan tentang informasi yang diperoleh.

Pada hari Minggu tanggal 03 Februari 2019 sekira pukul 21.30 Wib pada saat melakukan pemantauan dan pembuntutan terhadap 1 (satu) unit mobil toyota avanza warna hitam BK 1875-FJ yang dicurigai membawa Narkotika Jenis shabu dari Propinsi Pekan Baru menuju Medan.

Namun pelaku yang membawa kendaraan berupaya melarikan diri dengan melaju cepat. Dikarenakan Petugas Kepolisian khawatir para pelaku berhasil melarikan diri selanjutnya dilakukan penghentian terhadap kendaraan yang dikendarai para pelaku tepatnya di Jalan Arifin Ahmad Kec. Medan Kampai Kota Dumai Propinsi Riau.

Namun para pelaku berupaya melarikan diri dengan melepaskan tembakan ke arah Petugas dan mengenai mobil Petugas. Karena ada perlawanan dari pelakuk maka dilakukan tindakan Kepolisian berupa melepaskan tembakan ke arah kendaraan para pelaku tepatnya pada kaca samping kanan bagian depan salah seorang pelaku (yang berperan sebagai supir) pada bagian telapak tangan kanan dan lutut sebelah kiri.

Kemudian pada jarak 1 Km tepatnya di Jalan Lintas Sumatera Cikampak Kab. Labuhan Batu mobil tersebut berhenti dan dua orang laki-laki keluar dari mobil dan berusaha utk melarikan diri ke arah perkebunan dan kembali Petugas Kepolisian melakukan tembakan peringatan namun kedua pelaku tidak menghiraukan.

Terhadap satu orang pelaku berhasil dilakukan penangkapan dan mengaku bernama S sedangkan satu pelaku berhasil melarikan diri. Kemudian dilakukan penyisiran oleh Petugas Kepolisian diseputaran lokasi dan berhasil melakukan penangkapan terhadap satu pelaku dan mengaku bernama P.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap 1 (satu) unit mobil toyota avanza warna hitam BK 1875-FJ yang dikendarai pelaku S bersama temannya P dan dapat ditemukan 1 (satu) buah tas warna hitam berisikan 14 (empatbelas) kemasan teh cina warna hijau bertuliskan “GUAN YIN WANG” berisikan Narkotika jenis Shabu dengan berat 1 (satu) Kg dengan berat keseluruhan seberat 14 (empat belas) Kg.

Kemudian pelaku S dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pengobatan. Kemudian pelaku P dibawa pengembangan, sewaktu diperjalanan pelaku P berupaya melarikan diri karena tidak mengindahkan teriakan dan tembakan peringatan dari Petugas Kepolisian maka Petugas Kepolisian melakukan tindakan tegas terukur ke arah pelaku dan mengenai punggung bagian kiri yang mengakibatkan pelaku P meninggal dunia (MD).

Barang bukti  yang diamankan 1 (satu) buah tas warna hitam berisikan 14 (empatbelas) bungkus kemasan teh cina warna hijau bertuliskan “GUAN YIN WANG” berisikan Narkotika jenis Shabu dengan berat 1 (satu) Kg dengan berat keseluruhan seberat 14 (empat belas) Kg , 2 (dua) unit handphone , 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza warna Hitam BK 1875 FJ.

Para tersangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika).

Dengan tertangkapnya barang bukti Narkotika Golongan I Jenis Shabu seberat 14 (empat belas) Kg, sehingga dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 140.000 (seratus empat puluh ribu) Orang dengan asumsi 1 gram shabu untuk 10 orang pengguna papar Poldasu kepada awak media.(putra)

Contact Form

Name

Email *

Message *